18.3.12

Orang gila aja bisa....

Sadar atau tidak sadar, orang yang memiliki dampak terbesar dengan keberadaanya saat ini adalah “orang gila”..
Tanpa perlu bertingkah banyak dan bersuara pun, “orang gila” yang berada ditengah kerumunan orang sudah mampu memberikan dampak dan efek bagi orang-orang disekitarnya, tanpa bersuara dan bertingkah, kadang hanya duduk atau berjalan..
Kenapa mereka bisa seperti itu?? Karena mereka memiliki perbedaan dengan orang-orang disekitarnya, mereka berbeda dari orang kebanyakan..
Mana yang lebih berdampak, pencopetkah, premankah, atau orang gila?? Jawabannya adalah orang gila. Kenapa?? Karena, preman baru bisa dibilang preman ketika mereka melakukan tindakan premanisme, pencopet ketika mereka mencopet. Sebelumnya, mereka sama dengan orang biasa. Tapi orang gila sudah menjadi dampak ketika mereka muncul dihadapan anda, tanpa melakukan apapun..
Tuhan menciptakan kita dengan keunikan dan kelebihan-kekurangan masing-masing. Jika kamu mampu mengenali dirimu dengan baik dan benar, kamu akan menemukan dirimu memiliki talenta, potensi yang berbeda dengan orang lain. Dan kamu akan mampu menggunakanya utnuk membuat suatu perubahan dengan menjadi dampak dari talenta yang kamu miliki.
Jadi, jika kita ingin memilikii dampak yang besar dan pengaruh yang besar, jadilah orang yang berani berbeda dengan orang lain, jadilah orang yang mau berbeda dengan dunia ini. Orang-orang yang memiliki, membawa, serta mampu menyikapi perbedaanlah yang dapat memberikan dampak pada orang-orang sekitarnya.. Kita tidak harus menjadi orang gila untuk menjadi dampak, tetapi jadilah seperti “orang gila” yang membawa perbedaan sendiri..
Orang gila aja bisa, apa lagi kita yang berilmu dan berpengetahuan
God bless Indonesia!! Tuhan memberkati anak muda Indonesia!! :)

8.1.12

Menjadi Pelaku Perubahan

Perubahan..
Hal ini yang banyak diserukan, diminta para anak muda kepada mereka yang lebih tua. Genereasi muda menuntut perubahan dilakukan oleh generasi tua supaya kehidupan bisa jadi lebih baik.
Faktanya, perubahan yang diharapkan mereka tak kunjung datang,tidak terealisasi, dan efek yang timbul adalah pemberontakan..
Menurut saya, hal ini terjadi karena generasi muda hanya menuntut hasil dari perubahan tersebut tapi tidak mau menjadi bagian perubahan sebagai pelaku perubahan. Nikmati proses perubahan tersebut karena tidak ada yang instant.
So, mari kita menjadi pelaku perubahan bagi keluarga, kampus, serta negara kita ini, bukan hanya menuntut perubahan itu. Usia bukanlah kunci perubahan, tapi kualitas dan kemauan sebagai pelaku perubahanlah yang menjadi kunci..
God bless Young Generation, God bless Indonesia :)